Main, Yuk!



Katanya; dalam setiap diri orang dewasa tersembunyi sesosok anak yang selalu ingin bermain. Kata saya; beruntunglah saya yang memiliki anak yang masih kecil, sehingga punya alasan kuat untuk memainkan permainan anak-anak.

***

Salah satu cita-cita yang ingin saya lakukan selama tidak bekerja adalah lebih sering mengajak Obin jalan-jalan. Selama ini Obin agak kurang pengalaman jalan-jalan. Selama ini kami – orang-tuanya – biasanya pada akhir pekan lebih senang menghabiskan waktu di rumah saja. Nah, sekarang saya bisa kapan saja mengajak Obin jalan-jalan (walaupun kenyataannya masih gak sering juga sih, hehehe). Dudukkan Obin di car-seat, bawa bekal serta perlengkapan untuknya secukupnya, maka kami berdua pun siap melaju. Sekedar untuk belanja bulanan, ke toko buku, atau khusus untuk menjajal tempat-tempat permainan anak di sekitar selatan Jakarta.

Tempat bermain dengan kolam bola, tangga, perosotan, dan terowongan sekarang ini sedang jadi tempat main favorit. Buat Obin, tentu ini bagus buat keterampilan motorik-kasarnya, memberinya kesempatan untuk mengeksplor, untuk bertemu dan bermain dengan teman sebaya, menjadi berani, dsb, dsb… Buat saya -- dengan alasan anak di bawah tiga tahun harus disertai pendamping orang dewasa -- ada kesempatan untuk duduk membenamkan kaki di kolam bola, memanjat-manjat, loncat-loncatan di jaring, merangkak-rangkak di terowongan, dan main perosotan yang meliuk-liuk!!! Cihuiii….!!!!

Sedikit catatan:
Ada perbedaan yang mencolok pada tempat permainan anak yang di Depok dengan yang di kawasanPondok Indah. Di tempat pertama, teman ‘sepermainan’ saya adalah para orang-tua juga. Sementara di tempat yang satu lagi, saya menjadi satu-satunya orang-tua yang ‘bermain’ di antara para ‘baby-sitter’. :-)

No comments: