‘Aku ternyata suka menulis!’, kataku suatu hari pada seseorang.
[Aku mengatakannya seperti Archimedes berseru eureka!]
‘Aku menulis maka aku ada’, tulisku suatu hari.
[Aku berujar seperti layaknya Descartes berfilsafat cogito ergo sum]
Aku mengatakan itu semua bukan tanpa alasan, bukan tanpa proses.
Kalau diingat-ingat aku sudah menulis sejak dulu sekali.
SD menulis puisi
SMP menulis diary
SMA menulis catatan harian
Kuliah menulis jurnal harian
Sekarang menulis weblog
[Sebuah proses yang bagus bukan?]
Dari proses itu kutemukan ternyata menulis lebih kusuka dari banyak hal.
Seperti olahraga yang memang tak pernah bisa dan tak pernah suka.
Seperti menggambar yang dulu sebelum kuliah ngakunya suka.
Seperti matematika yang dulu suka, sebelum menjadi kalkulus.
Seperti menari yang baru belajar setelah tubuh terlanjur kaku.
Seperti bahasa asing yang lebih sering bikin lidah terbelit.
Seperti main musik yang uhhh kok susah banget.
Seperti main game yang lebih sering kalah.
Seperti memasak yang hmm malu ah…
Ya, kalau menulis aku suka.
Tapi ternyata masih ada yang aku jauh lebih suka:
A k u s u k a t i d u r !
[itu sebab blog ini jarang diupdate]
Jangkrik
Sempat terlintas pikiran untuk iseng mampir dan membeli sebuah untuk Obin. Tapi tidak jadi. Namun sambil berjalan, masih terpikir juga jangkrik mainan itu. Sudah sedemikian langka kah suara jangkrik di kota ini? Begitu dirindukannya?
***
Tadi malam aku sedang duduk malas di ruang keluarga, berusaha menahan kantuk untuk menyelesaikan sebuah buku. Ibu tiba-tiba membuka pintu kamarnya. Ia keluar sebentar. Mengeluhkan bahwa ia tidak bisa tidur, karena suara jangkrik yang terdengar sangat berisik dari kamarnya. Tak lama kemudian ibu pun kembali masuk ke kamar.
Kutajamkan telinga. Ya, suara jangkrik di luar terdengar sangat ramai. Seolah ada sekawanan yang sedang bersaut-sautan. Tidak biasanya seramai ini.
Aku jadi tersenyum geli sendiri. Ibuku malam ini tidak bisa tidur karena suara jangkrik. Sementara pada saat yang sama, di suatu tempat entah di mana, mungkin ada seseorang yang tidak bisa tidur karena tiadanya suara jangkrik ini.
krikk.. krikk... krikk.. krik... :-)
Subscribe to:
Posts (Atom)